Ktd

Mendekatkan.. kemudian menjauhkan

Yaaa seperti itulah waktu, mengajari kita untuk tak menjadi orang egois, dengan hal dan keinginan semata

Menjauhkan.. kemudain mendekatkan

Yaaa seperti itu juga waktu, mendewasakan kita bahwa yang dibenci tak selalu harus dimusuhi, bahkan terpaksa harus ditegur sapa walau sisa luka menjadi beban tersindiri kalbu

Merelakan… itu juga harus, tapi ada waktu dan mesti juga kita tau resiko dari merelakan adalah kehilangan

Sejauh yang kumengerti, tak satupun kehilangan yang bahagia, melainkan sekedar kata-kata untuk mengisyaratkan bahwa kita bahagia melihat dia bahagia

Bulsyit ! Tak pernah ada kelapangan hati untuk seseorang yang sedang jatuh cinta, melihat seorang yang begitu sangat dicintai tertawa riang berdasar hati lain yang katanya lebih baik

Realistis oke, tapi bukan pesimistis yang menghilangkan perjuangan, ingat tak ada hal apapun yang akan didapat saat kita diam di satu tempat.. menunggu hal yang tak mau ditunggu

Suatu kewajaran ketika saat ini rasa sakit itu masih menyelimuti, namun ketika bahagia kembali menyapa atas nama sosok lain, jangan pernah abaikan ia..

Bisa jadi dia adalah hal yang cukup atau bahkan lebih manis untuk dijalani

Tersenyumlah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close