Bisik Ambisi

Detik berlalu, mengiris waktu

Remaja beradu menantang pilu

Kalah telah menunggu

Sesal tetap memburu

Sorak-sorai semakin ramai

Setia dampingi, maksud melukai

Kau tetap tak peduli

Sebab ambisi telah merajai;

Melawan ragu yang mengintai

Menuju mimpi yang menguntai

Jauh sudah titik awal kau tinggalkan

Serasa percuma ketika capaian

Hanyalah sebatas candaan

Ia pun duduk nyaman dipangkuan ingatan

Menatap realitas, menyusun langkah lugas

Jauh, mendekati yang enggan didekati

Rutinitas kaum kerja, hanya adaptasi

Alih-alih menjadi raja, raja pun punya raja

Yang kau dapati hidup itu mengeja

Cukup, mengenal huruf saja

Kumpulan simbol kekacauan yang harus kita kenali

Agar nanti tak dilupai oleh lupa

Kau paham kali ini

Selamat menjumpai hidup yang menghidupi

Bukan hidup yang menutupi hidup

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close